Jumat, 19 April 2013

Bersikap Ilmiah


Pengertian bersikap ilmiah
Bersikap ilmiah adalah salah satu sikap tanggung jawab seorang peneliti untuk berperan serta mengembangkan ilmunya.
Sikap ilmiah menurut Harsojo (1972) adalah sebagai berikut:
1.      Berpikir Sederhana
Dimaksudkan cara berpikir, cara menyatakan pendapat atau cara pengujian dilakukan dengan cara sederhana. Apabila suatu gejala dapat dijelaskan yang sederhana, tidak perlu dilakukan secara berputar-putar dan dipandang rumit.
2.      Sikap tidak memihak
Ilmu tidak dimaksudkan membuat penilaian baik atau buruk, tetapi semata-mata mencari kebenaran. Seorang peneliti tidak boleh memutar balikkan fakta dan berpihak pada pereferensi politik,agama, maupun moral tertentu.
3.      Sikap sabar
Seorang peneliti tidak boleh mudah menyerah dan kuat menerima tekanan dalam usaha mempertahankan pendapatnya dan tetap berusaha mencari fakta yang lain sebagai dukungan pernyataan dimaksud
4.      Bersikap skeptis
Skeptis diartikan yaitu harus tetap bersikap mudah percaya pada pernyataan selama hal tersebut belum didukung oleh data yang cukup kuat. Seorang peneliti harus berhati-hati dan teliti dalam memberikan penilaian pada pernyataan ilmiah. Sikap ini menyebabkan seorang peneliti selalu kritis terhadap persoalan yang dihadapi.
5.      Bersikap obyektif
Yaitu menilai suatu masalah atau gejala sebagaimana adanya. Hindarkan pengaruh yang bersikap subyektif akibat adanya muatan tertentu.
6.      Bersifat relative
Seorang peneliti harus menguasai ilmunya, tidak memihak pada suatu kepentingan tertentu diluar konteks dan harus mempunyai keyakinan berdasarkan atas fakta yang diperoleh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar